Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 26, 2025

BELAJAR DARI YOGYAKARTA SECARA BERTAHAP

Gambar
SUASANA TERBAIK, SILAHKAN KLIK LINK VIDEO BERIKUT :   Jogja itu memang aneh, dalam arti yang baik. Ia tidak pernah teriak paling megah, tidak sibuk pamer gedung tertinggi atau hotel termahal. Tapi entah kenapa, namanya selalu muncul di kepala saat hati capek. Seperti teman lama yang hidupnya sederhana—rumahnya biasa saja, bajunya tidak mencolok—tapi begitu kita mampir, waktu rasanya melambat, obrolan mengalir, dan pulangnya kita membawa perasaan hangat yang sulit dijelaskan. Tahun 2025, ketika banyak destinasi wisata berlomba-lomba viral, mahal, dan heboh, Yogyakarta justru berdiri tenang sambil berkata pelan, “Datanglah… kami jujur, ramah, dan tetap jadi diri sendiri.” Dan anehnya, justru dari ketenangan itulah kemenangannya dimulai. Tahap pertama keberhasilan Jogja membangun pariwisatanya dimulai dari sesuatu yang kelihatannya sepele, tapi sebenarnya sangat dalam: cara pandang. Pemerintah dan warganya sepakat memandang wisatawan bukan sebagai “dompet berjalan”, tapi sebagai ...

CINTA INDONESIA

Gambar
SUASANA TERBAIK, SILAHKAN KLIK LINK VIDEO BERIKUT : Bali itu ibarat sebuah rumah megah yang selama ini terlalu sibuk dandan cantik demi menyenangkan tamu jauh, yg selalu menjadi Etalase Andalan Bangsa Indonesia sampai kadang lupa kalau saudaranya sendiri sering berdiri malu-malu di depan pagar sambil bawa koper penuh rindu dan recehan self-reward. Kita ini memang lucu, sempat merasa jadi "anak tiri" di tanah sendiri hanya karena tidak bawa paspor luar negeri, padahal di tahun 2025 ini kita sadar kalau satu sapaan hangat "Om Swastiastu" yang tulus buat sesama anak bangsa itu rasanya jauh lebih menyembuhkan daripada sekadar konten healing yang pura-pura bahagia. Karena pada akhirnya, saat badai dunia datang menyapa, yang bakal tetap duduk bareng di pinggir pantai sambil makan jagung bakar dan saling menguatkan ya cuma kita; sebab sejauh apa pun tamu asing terbang pergi, rumah akan selalu menjadi tempat paling jujur untuk pulang, merasa dihargai, dan kembali menjadi ma...