KOMPLEKS BANDARA: DUNIA KECIL YANG PENUH WARNA
Hidup di kompleks perumahan karyawan Bandar Udara Tuban bukan cuma soal punya rumah dekat tempat kerja orang tua. Itu cuma bonus. Yang sebenarnya terjadi adalah: kami hidup di dunia kecil yang penuh warna, tawa, dan cerita yang rasanya nggak akan pernah habis diceritakan, meski sudah puluhan tahun berlalu. Bayangkan, di masa itu—saat televisi masih cuma punya dua channel (dan itu pun sering burem kalau antena miring dikit), ketika bioskop masih jadi barang mewah—pihak bandara malah memfasilitasi kami nonton film layar lebar di area kompleks! Proyektor gede dipasang di lapangan terbuka, tikar digelar, anak-anak berlarian rebutan tempat paling depan. Filmnya? Kadang Superman , kadang E.T. , kadang The NeverEnding Story . Begitu lampu dipadamkan, kami semua langsung diam, matanya berbinar, seolah sedang terbang ke dunia lain. Rasanya kayak punya bioskop pribadi—tanpa popcorn, tapi penuh rasa kagum dan kegembiraan yang jujur. Tapi kompleks bandara bukan cuma soal hiburan. Di sana, kami...