Postingan

WASIS & MARIA: 23 TAHUN MENUNGGU CINTA YANG TIDAK SELESAI

Gambar
  Di balik perjalanan hidup yang tampak sederhana, tersimpan sebuah kisah cinta yang panjang, terhenti, lalu kembali ditemukan dalam bentuk yang tidak lagi sama. “Wasis & Maria” adalah novel drama romantis yang mengangkat realitas cinta yang tidak hanya diuji oleh waktu, tetapi juga oleh perbedaan keyakinan, pilihan hidup, dan takdir yang tidak pernah memberi kepastian sejak awal. Kisah ini bermula pada awal tahun 2000-an ketika Wasis, seorang aktivis Resimen Mahasiswa Universitas Merdeka Malang yang beragama Islam, bertemu dengan Maria, seorang perempuan Kristen Protestan yang juga berasal dari lingkungan kampus yang sama. Pertemuan mereka tidak terjadi dalam skenario romantis yang sempurna, melainkan dalam ruang interaksi organisasi, pertemanan, dan aktivitas sosial kampus yang perlahan mempertemukan dua pribadi dengan latar belakang berbeda. Sejak awal, hubungan mereka tumbuh dalam bayang-bayang perbedaan iman. Keduanya saling mengenal lebih dalam, hingga Wasis mulai menja...

NAMIRA RABBANI KERTAPATI: TANGIS KECIL YANG MENGAJARKAN AYAH TENTANG HIDUP

Gambar
Pukul 10.30 pagi. Tangisan kecil itu terdengar. Suara yang sederhana, suara bayi yang baru pertama kali menyapa dunia, tapi entah kenapa sanggup mengubah isi dada seorang lelaki untuk selamanya. Hari itu, Nara lahir. Namira Rabbani Kertapati. Anakku sayang. Dan bersamaan dengan kelahiranmu, rasanya Ayah juga ikut lahir kembali. Bukan sebagai laki-laki yang paling siap, bukan sebagai manusia yang paling kuat, apalagi sebagai ayah yang sudah tahu semua jawaban hidup. Tidak, Nak. Waktu itu Ayah hanya seorang laki-laki biasa yang tiba-tiba diberi amanah luar biasa besar oleh Allah: menjadi ayahmu. Saat pertama kali Ayah menggendongmu, tangan Ayah gemetar. Serius, gemetarnya bukan romantis-romantis seperti di film. Lebih mirip orang pertama kali pegang mixer listrik, takut salah pencet, takut nyetrum, takut ada yang rusak. Padahal yang Ayah pegang bukan benda, bukan sesuatu yang rapuh tanpa makna, tapi masa depan kecil yang bernapas pelan di pelukan Ayah. Renny, mamamu, tersenyum sambil ter...

KETIKA KEBAIKAN PULANG MEMBAWA LUKA

Gambar
  Pernah tidak, kita berada di satu titik dalam hidup, ketika kita duduk diam sendirian, menatap langit-langit kamar, lalu hati kita bertanya pelan-pelan, “Ya Allah, salahku di mana?” Bukan karena kita merasa paling suci. Bukan juga karena kita ingin dihormati seperti pahlawan yang baru turun dari medan perang. Tidak. Kadang kita hanya bingung. Kita pernah membantu seseorang dengan tulus. Kita hadir saat dia jatuh. Kita dengarkan ceritanya saat dunia seolah menutup pintu. Kita bela dia ketika orang lain sibuk menghakimi. Kita angkat dia ketika semangat hidupnya tinggal separuh, bahkan kadang tinggal seperempat, itu pun sudah seperti sinyal HP di daerah susah jaringan. Tapi anehnya, setelah dia berdiri, setelah dia mulai kuat, setelah hidupnya mulai rapi, justru kita yang pelan-pelan disingkirkan. Lebih sakit lagi, kita bukan hanya dilupakan. Kadang kita malah diperlakukan seolah tidak pernah ada. Seolah semua malam panjang ketika kita menemani dia menangis hanya angin lewat. Seolah...

BABAD KELUARGA R. SOEROADIWIDJOJO

Gambar
  Dari Tanah Pesisir Tuban Menuju Cahaya Sunyi Giri Sunyo Genteng Banyuwangi Buku cerita sejarah keluarga populer Disusun ulang dari dua naskah menjadi satu alur babad yang bersambungan   CATATAN PENYUSUNAN Naskah ini merupakan penyatuan dan penyusunan ulang dari dua dokumen keluarga: naskah tentang R. Soeroadiwidjojo sebagai figur sejarah Tuban awal abad ke-19 dan naskah cerita lengkap tentang Trah Surohadiwijoyo, Kusbandi, serta Giri Sunyo. Bagian-bagian yang berulang dilebur agar alurnya lebih runtut. Data penting seperti posisi Tuban, masa jabatan sekitar 1802–1814, variasi ejaan nama, cabang keluarga, pengasuhan Bude Murti, garis Raden Roro Nurwulan Titisarie sampai Rahadhian Inu Kertapati/Nucky, serta sejarah Makam Giri Sunyo tetap dipertahankan sebagai simpul utama. Babad ini memakai gaya cerita populer: hangat, manusiawi, reflektif, dan tetap hati-hati terhadap fakta. Beberapa bagian silsilah ditulis sebagai catatan keluarga yang dapat terus dilengkapi ...