Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 1, 2026

KETIKA RINDU TAK PUNYA ALAMAT: CERITA TENTANG CINTA YANG BELAJAR IKHLAS

Gambar
  Aku pernah ada di titik di mana suara seseorang lebih nyata daripada kehadirannya sendiri. Aneh, ya? Padahal dia sudah nggak di sini. Tapi kata-katanya… masih mondar-mandir di kepala, kayak tamu yang lupa pulang. Kadang muncul pas lagi ngopi sendiri, kadang tiba-tiba nyelip di antara suara adzan, bahkan lebih parah—datang pas lagi ketawa sama orang lain. Dan di situ, hati langsung berbisik pelan: "Dulu… kamu nggak ketawa sendirian kayak gini." Dulu, hari-hariku sederhana. Bangun pagi, cek HP, ada dia. Makan siang, cerita ke dia. Malam sebelum tidur, suara dia jadi penutup hari. Nggak mewah. Tapi penuh. Sekarang? HP masih ada. Waktu masih sama. Tapi yang hilang… adalah alasan kenapa semua itu terasa berarti. Aku ingat banget, dia itu tipe orang yang kalau ngomong, kata-katanya bukan cuma masuk ke telinga—tapi nyangkut di hati. Nggak lebay, nggak puitis berlebihan, tapi entah kenapa… kena. Dia pernah bilang, "Kalau nanti kita nggak bisa bareng, setidaknya kita pe...

INILAH YANG TERBAIK

Gambar
Aku pernah ada di fase hidup yang… ya kalau dibilang gelap, nggak juga. Tapi kalau dibilang terang, jauh banget. Lebih tepatnya: remang-remang. Kayak jalan malam tanpa lampu. Jalan sih jalan… tapi tiap langkah tuh penuh nebak. Ini aman nggak ya? Ini jurang nggak ya? Ini masa depan atau cuma belokan buntu? Waktu itu aku ngerasa sudah “hidup”… tapi belum benar-benar menjalani . Hari-hari lewat. Ketawa ada. Nongkrong jalan. Cerita ngalor-ngidul juga lancar. Tapi tiap pulang… ada satu rasa yang selalu ikut masuk ke kamar: “Ini semua mau dibawa ke mana sih?” Kadang aku ketawa sendiri. Bukan karena lucu… tapi karena bingung. Lucu ya… manusia bisa kelihatan paling santai di luar, tapi di dalamnya lagi debat sama dirinya sendiri kayak sidang DPR versi batin. Aku coba cari jawaban ke mana-mana. Ke teman — jawabannya beda-beda. Ke buku — makin banyak teori, makin pusing. Ke diri sendiri — nah ini… paling sering zonk. Karena ternyata… diri sendiri juga belum tentu jujur. Aku jalan… ...