KEMBALIKAN ISU SAMPAH BALI KE AKAR MASALAHNYA—BUKAN DI RUMAH WARGA, TAPI DI UJUNG SISTEM
Di tengah gencarnya kampanye pemilahan sampah yang digaungkan ke masyarakat, ada satu pertanyaan mendasar yang justru belum terjawab dengan jujur: ke mana sebenarnya sampah Bali akan berakhir? Pertanyaan ini penting, karena di situlah letak inti persoalan yang selama ini seolah bergeser. Masalah Utama: Bukan di Hulu, Tapi di Hilir Narasi publik belakangan ini cenderung menempatkan masyarakat sebagai titik awal sekaligus titik tekan solusi—memilah, mengurangi, mengolah. Namun fakta di lapangan menunjukkan sesuatu yang jauh lebih mendasar: Bali sedang kekurangan—bahkan kehilangan—titik akhir pengelolaan sampahnya. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang selama ini menjadi tulang punggung sudah tidak lagi mampu menampung beban. Penutupan dan keterbatasan kapasitas bukan sekadar isu teknis, tetapi menandakan bahwa: sistem hilir Bali sedang rapuh. Dan ketika hilir rapuh, seluruh sistem ikut goyah—seberapa rapi pun hulu dikelola. Ketika Beban Bergeser ke Masyaraka...