Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 25, 2026

NAMIRA RABBANI KERTAPATI: TANGIS KECIL YANG MENGAJARKAN AYAH TENTANG HIDUP

Gambar
Pukul 10.30 pagi. Tangisan kecil itu terdengar. Suara yang sederhana, suara bayi yang baru pertama kali menyapa dunia, tapi entah kenapa sanggup mengubah isi dada seorang lelaki untuk selamanya. Hari itu, Nara lahir. Namira Rabbani Kertapati. Anakku sayang. Dan bersamaan dengan kelahiranmu, rasanya Ayah juga ikut lahir kembali. Bukan sebagai laki-laki yang paling siap, bukan sebagai manusia yang paling kuat, apalagi sebagai ayah yang sudah tahu semua jawaban hidup. Tidak, Nak. Waktu itu Ayah hanya seorang laki-laki biasa yang tiba-tiba diberi amanah luar biasa besar oleh Allah: menjadi ayahmu. Saat pertama kali Ayah menggendongmu, tangan Ayah gemetar. Serius, gemetarnya bukan romantis-romantis seperti di film. Lebih mirip orang pertama kali pegang mixer listrik, takut salah pencet, takut nyetrum, takut ada yang rusak. Padahal yang Ayah pegang bukan benda, bukan sesuatu yang rapuh tanpa makna, tapi masa depan kecil yang bernapas pelan di pelukan Ayah. Renny, mamamu, tersenyum sambil ter...