Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 29, 2026

EMPAT JAM YANG MENGEMBALIKAN AKU PADA DIRIKU: TENTANG KETULUSAN, RUANG KOSONG YANG TERISI, DAN PERCAKAPAN YANG TAK SELESAI

Gambar
Ada hari-hari ketika hidup berjalan seperti biasa, tapi di dalam dada terasa ada yang hilang—bukan sesuatu yang benar-benar pergi, hanya seperti ruangan yang dibiarkan kosong terlalu lama. Tidak rusak, tidak hancur, tapi sunyi. Sampai datang satu percakapan. Bukan percakapan yang heboh, bukan juga yang penuh janji-janji besar. Hanya empat jam yang mengalir begitu saja. Tapi anehnya, di dalam empat jam itu, ada sesuatu yang perlahan-lahan pulih tanpa disadari. Awalnya biasa saja. Dua manusia yang saling bertanya kabar, saling menjawab dengan kalimat pendek yang sopan. Tapi lama-lama, percakapan itu berubah arah. Seperti air yang menemukan jalurnya sendiri di tanah yang retak. Ada tawa kecil di tengah cerita yang sebenarnya berat. Ada jeda yang tidak canggung, justru terasa aman. Ada kalimat-kalimat yang tidak perlu disempurnakan, karena keduanya sudah cukup saling mengerti bahkan sebelum selesai diucapkan. Dan di satu titik, tanpa disadari, seseorang merasa sesuatu yang lama hilang itu ...