Postingan

KETIKA ALLAH MENGABULKAN DOA YANG TIDAK DIUCAPKAN

Gambar
  Ada masa dalam hidup seseorang ketika dunia terasa seperti sedang berbalik arah. Seseorang yang dahulu dipercaya, tiba-tiba dituduh sebagai pengkhianat. Namanya yang pernah dijaga, perlahan dihancurkan oleh prasangka. Ia dituduh selingkuh, dianggap berhianat, bahkan dituduh membawa lari uang yang bukan miliknya. Tidak cukup sampai di sana, tubuhnya pun diuji dengan penyakit stroke yang membuatnya harus belajar kembali tentang arti sabar, menerima, dan bergantung sepenuhnya kepada Allah. Di saat ia paling membutuhkan seseorang untuk menggenggam tangannya, orang yang selama ini ia cintai justru memilih pergi. Ia merasakan kehilangan yang bertubi-tubi: kehilangan kepercayaan, kehilangan kesehatan, kehilangan orang yang dicintai, dan hampir kehilangan dirinya sendiri. Namun di balik semua luka yang tidak mampu ia ceritakan kepada siapa pun, ada percakapan rahasia antara dirinya dan Allah Tuhannya. Bukan selalu dalam bentuk doa panjang. Terkadang hanya berupa air mata yang jatuh ...

EMPAT JAM YANG MENGEMBALIKAN AKU PADA DIRIKU: TENTANG KETULUSAN, RUANG KOSONG YANG TERISI, DAN PERCAKAPAN YANG TAK SELESAI

Gambar
Ada hari-hari ketika hidup berjalan seperti biasa, tapi di dalam dada terasa ada yang hilang—bukan sesuatu yang benar-benar pergi, hanya seperti ruangan yang dibiarkan kosong terlalu lama. Tidak rusak, tidak hancur, tapi sunyi. Sampai datang satu percakapan. Bukan percakapan yang heboh, bukan juga yang penuh janji-janji besar. Hanya empat jam yang mengalir begitu saja. Tapi anehnya, di dalam empat jam itu, ada sesuatu yang perlahan-lahan pulih tanpa disadari. Awalnya biasa saja. Dua manusia yang saling bertanya kabar, saling menjawab dengan kalimat pendek yang sopan. Tapi lama-lama, percakapan itu berubah arah. Seperti air yang menemukan jalurnya sendiri di tanah yang retak. Ada tawa kecil di tengah cerita yang sebenarnya berat. Ada jeda yang tidak canggung, justru terasa aman. Ada kalimat-kalimat yang tidak perlu disempurnakan, karena keduanya sudah cukup saling mengerti bahkan sebelum selesai diucapkan. Dan di satu titik, tanpa disadari, seseorang merasa sesuatu yang lama hilang itu ...

WASIS & MARIA: 23 TAHUN MENUNGGU CINTA YANG TIDAK SELESAI

Gambar
  Tidak semua cinta berakhir dengan kebersamaan. Ada cinta yang justru bertahan karena tidak pernah benar-benar memiliki. Jakarta, tahun 2002. Sebuah pertemuan sederhana mempertemukan Wasis dan Maria. Dari percakapan yang ringan lahir rasa yang tumbuh perlahan. Mereka tidak pernah saling mengucapkan cinta, tidak pernah mengikat janji, tetapi keduanya sama-sama tahu bahwa ada sesuatu yang sedang bersemi di antara mereka. Sayangnya, perbedaan keadaan, keraguan, dan takdir membuat mereka memilih diam. Waktu membawa mereka ke jalan hidup yang berbeda tanpa pernah memberi kesempatan untuk menyelesaikan cerita yang telah dimulai. Maria menjalani kehidupan yang tidak mudah. Pernikahan, perpisahan, perjuangan sebagai ibu, dan berbagai luka kehidupan membentuknya menjadi perempuan yang tegar. Di sisi lain, Wasis memilih mencintai dalam diam. Ia tidak pernah berusaha mengganggu kehidupan Maria. Baginya, mencintai berarti mendoakan kebahagiaan orang yang dicintai, meskipun kebahagiaan itu b...

NAMIRA RABBANI KERTAPATI: TANGIS KECIL YANG MENGAJARKAN AYAH TENTANG HIDUP

Gambar
Pukul 10.30 pagi. Tangisan kecil itu terdengar. Suara yang sederhana, suara bayi yang baru pertama kali menyapa dunia, tapi entah kenapa sanggup mengubah isi dada seorang lelaki untuk selamanya. Hari itu, Nara lahir. Namira Rabbani Kertapati. Anakku sayang. Dan bersamaan dengan kelahiranmu, rasanya Ayah juga ikut lahir kembali. Bukan sebagai laki-laki yang paling siap, bukan sebagai manusia yang paling kuat, apalagi sebagai ayah yang sudah tahu semua jawaban hidup. Tidak, Nak. Waktu itu Ayah hanya seorang laki-laki biasa yang tiba-tiba diberi amanah luar biasa besar oleh Allah: menjadi ayahmu. Saat pertama kali Ayah menggendongmu, tangan Ayah gemetar. Serius, gemetarnya bukan romantis-romantis seperti di film. Lebih mirip orang pertama kali pegang mixer listrik, takut salah pencet, takut nyetrum, takut ada yang rusak. Padahal yang Ayah pegang bukan benda, bukan sesuatu yang rapuh tanpa makna, tapi masa depan kecil yang bernapas pelan di pelukan Ayah. Renny, mamamu, tersenyum sambil ter...

KETIKA KEBAIKAN PULANG MEMBAWA LUKA

Gambar
  Pernah tidak, kita berada di satu titik dalam hidup, ketika kita duduk diam sendirian, menatap langit-langit kamar, lalu hati kita bertanya pelan-pelan, “Ya Allah, salahku di mana?” Bukan karena kita merasa paling suci. Bukan juga karena kita ingin dihormati seperti pahlawan yang baru turun dari medan perang. Tidak. Kadang kita hanya bingung. Kita pernah membantu seseorang dengan tulus. Kita hadir saat dia jatuh. Kita dengarkan ceritanya saat dunia seolah menutup pintu. Kita bela dia ketika orang lain sibuk menghakimi. Kita angkat dia ketika semangat hidupnya tinggal separuh, bahkan kadang tinggal seperempat, itu pun sudah seperti sinyal HP di daerah susah jaringan. Tapi anehnya, setelah dia berdiri, setelah dia mulai kuat, setelah hidupnya mulai rapi, justru kita yang pelan-pelan disingkirkan. Lebih sakit lagi, kita bukan hanya dilupakan. Kadang kita malah diperlakukan seolah tidak pernah ada. Seolah semua malam panjang ketika kita menemani dia menangis hanya angin lewat. Seolah...

BABAD KELUARGA R. SOEROADIWIDJOJO

Gambar
  Dari Tanah Pesisir Tuban Menuju Cahaya Sunyi Giri Sunyo Genteng Banyuwangi Buku cerita sejarah keluarga populer Disusun ulang dari dua naskah menjadi satu alur babad yang bersambungan   CATATAN PENYUSUNAN Naskah ini merupakan penyatuan dan penyusunan ulang dari dua dokumen keluarga: naskah tentang R. Soeroadiwidjojo sebagai figur sejarah Tuban awal abad ke-19 dan naskah cerita lengkap tentang Trah Surohadiwijoyo, Kusbandi, serta Giri Sunyo. Bagian-bagian yang berulang dilebur agar alurnya lebih runtut. Data penting seperti posisi Tuban, masa jabatan sekitar 1802–1814, variasi ejaan nama, cabang keluarga, pengasuhan Bude Murti, garis Raden Roro Nurwulan Titisarie sampai Rahadhian Inu Kertapati/Nucky, serta sejarah Makam Giri Sunyo tetap dipertahankan sebagai simpul utama. Babad ini memakai gaya cerita populer: hangat, manusiawi, reflektif, dan tetap hati-hati terhadap fakta. Beberapa bagian silsilah ditulis sebagai catatan keluarga yang dapat terus dilengkapi ...